Mama, Seputih Melati




Kau bunga di tamanku

di lubuk hati ini
Mama, ia tumbuh dengan indah di hatiku. Memberikan kenyamanan yang tiada tara di kehidupan ini. Didekat mama, aku merasa tenang, merasa lebih berwarna. Mama akan selalu berbunga di hatiku, di lubuk hati ini.

Mekar dan kian mewangi

melati pujaan hati,
Mama selalu mekar, hatinya, senyumannya, merekah. Kebaikannya bagaikan wewangian, semerbak, harum, sehingga setiap orang pun merasa nyaman berada di dekatnya. Mama menjadi pujaan bagi hati kami, menjadi tempat bersandar ketika anaknya bersedih. Menjadi pujaan bagi suaminya, melayani dengan sepenuh hati.

Bersemilah sepanjang hari

mewarnai hidupku
Mama selalu melakukan hal terbaik, setiap hari, sepanjang hidup kami. Ia bagaikan pelangi, warna-warni, beragam. Namun, tetaplah indah, mewarnai setelah kemendungan datang dalam hidup kami, anak-anaknya.

Agar dapat kusadari

artimu bagiku

Tetaplah bersama kami, di kehidupan kami. Semakin lama, kami akan menyadari arti mama dalam hidup kami. Betapa indahnya memiliki seorang mama. Betapa pentingnya mama dalam hidup kami.

Kau melati,

putih dan bersih

Mama bagaikan bunga melati. Hatinya putih lagi bersih. Hatinya tulus menyayangi, tulus membantu, tanpa mengharap kembali. Jiwanya bersih, tak ada dendam, tak ada noda, bersih.

Kau tumbuh diantara belukar berduri
Masa kecil mama, belukar berduri. Tak seindah kami. Tak seberentung kami. Masa kecilnya, penuh perjuangan, penuh tragedi. Namun, mama tetap tumbuh, indah, wangi.

Seakan tak perduli lagi
Meski dalam hidupmu kau hanya memberi
Mama tak pernah mengharapkan apapun terhadap apa yang ia berikan. Ia memberi banyak hal. Kasih sayang, pengorbanan, kehidupan. Ia tak marah, tak peduli apabila kami belum dapat membalas kebaikannya. Mama, tanpa pamrih.

Kau tebar harum sebagai tanda 
cinta yang tlah kau hayati
Teruskan tebarkan kebaikanmu, Ma.  Kami pun akan terus menebarkan kasih sayang kami kepada mama. Sebagai tanda sayang kami kepada mama.

di sepanjang waktu

Temani kami, bimbing kami, sepanjang waktu, sepanjang hidup kami. Kami akan terus membutuhkan kasih sayang mama, sepanjang waktu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s