13 Januari 2017

“Selamat ulang tahun, Mama.” ucapku pada mama melalui aplikasi line. Tak lupa kuketik harapan-harapan dan doa untuk beliau. Hingga saat ini, aku tak dapat memberikan apapun untuk mama, juga hadiah. Entahlah, mengapa kami kurang terbiasa dengan tradisi memberi hadiah di hari ulang tahun. Pernah dulu aku ingin membelikan mama handphone baru, sebagai rasa bersalah karena kelalaianku beberapa bulan yang lalu. Aku ceroboh, menggeletakkan HP mama begitu saja di tengah keramaian pada acara 40 hari nenek. Dan ketika aku kembali, HP itu sudah raib.

Tapi lagi-lagi niatku ini tidak terlaksana dengan baik. Entah mengapa tidak pernah terlaksana. Juga ketika hari ibu, aku berniat untuk membeli bunga untuk mama. Tapi tiba-tiba aku jatuh sakit dan terbaring beberapa hari.

Aku menghela nafas. Tahun depan, aku harus benar-benar memberi kado untuk mama. Aku harus menabung, mempersiapkan semuanya dengan baik. Tidak seperti tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya.

Aku harap papa memberi mama kue ulang tahun. Jarak yang terbentang antara aku dan keluarga membuat kami tidak bisa merayakan ulang tahun bersama. Selalu aku sendiri dan mereka bertiga: mama,papa, dan Reyhan.

Kukirimkan video yang telah kubuat beberapa hari yang lalu. Aku harap mama menyukainya.


Papa ternyata memberikan surprise untuk mama. Aku senang nelihatnya. Mama mengupload foto di instagram, juga foto ucapan dariku. Semoga di umur mama yang 37 tahun ini, mama bisa menjadi ibu sekaligus istri yang lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s