Hari Pertama Pelatihan

Bogor, 14 Maret 2016

Hari ini adalah hari pertama pelatihan pra-OSP. Aku berkenalan dengan teman-teman baru di bidang astronomi. Aku langsung mendapatkan dua teman akrab yang kelak akan membantuku dalam banyak hal. Ia adalah Raisah dan Inas. Setelah berkenalan, Kak PJ, guru baru kami menyuguhi kami lima soal permulaan untuk menguji sejauh mana kemampuan kami sekarang. Aku tak terlalu fokus saat itu. Aku hanya mengisi dua soal dari lima soal. Aku tak menyangka jika soal yang disuguhkan itu akan menjadi nilai tes hari ini. Aku kira hanya soal biasa. Alhasil, aku hanya mendapat nilai 4 dari skor 100. Benar-benar memalukan. Seandainya aku lebih berkonsentrasi dan tak mudah menyerah. Hari ini, kami lalui mulai pukul 8 hingga 5 sore dengan tiga kali istirahat. Aku menghabiskan waktu istirahat tersebut bersama Inas dan Raisah. Mulai dari coffe break, makan siang, hingga shalat, kami selalu bersama.

Seharian aku menahan kantuk yang luar biasa hingga menyebabkan kepalaku sedikit pusing. Tapi, hari itu berjalan cukup lancar. Sorenya aku kembali ke kamar. Aku sekamar dengan Dhanti dan Candisa, teman satu sekolahku sendiri. Mereka berdua dari bidang geografi. Jadi, seringkali mereka berbincang mengenai kelas mereka hari itu. Sepertinya begitu seru, tak kalah dengan kelasku. Malamnya, aku, Dhanti, dan Candisa makan malam di ruang makan Wisma. Ya, kami tinggal di wisma P4TK ketika pelatihan itu. Sehabis makan, aku mengajak Raisah dan Inas untuk belajar malam bersama Kak PJ. Namun, mereka mengeluh kelelahan sehingga aku pun memutuskan untuk belajar di kamar saja. Sedangkan Dhanti dan Candisa, memutuskan untuk belajar di kelas malam.

Pukul 9 malam. Aku mulai mengantuk. Sedangkan Dhanti dan Candisa terlihat tetap segar dan fokus belajar. Benar-benar hebat mereka berdua. Aku pun memutuskan untuk tidur duluan dan akan melanjutkan belajar ketika pukul 3, waktu favoritku.

“Malam itu, nenek mengunjungiku dalam mimpi. Hadir, mengenakan dress putih, menyapaku, membelaiku. Saat itu, aku tak menyadari jika nenek telah tiada di dunia ini. Aku memeluknya dengan hangat, aku merindukannya, ingin bersamanya.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s