Karantina Lagi dan Lagi

3-7 Mei 2016,

Hari ini, aku mulai keluar kelas lagi. Aku belajar di ruangan khusus di A11, seperti biasanya. Kali ini aku sendirian, tak ada Raehan lagi. Ilham pun masih seperti biasanya, tak berada disini. Kali ini, Pak Rudi mendatangkan Kak Iqbal dan Kak Hardi untuk mengajariku. Mereka berdoa adalah peserta OSN tahun lalu, seniorku. Mereka berdua baru sempat mengajariku selesai UN. Dan sekarang, mereka tengah menyiapkan SBMPTN sambil menunggu pengumuman SNMPTN.

Hari-hari kulalui bersama mereka berdua di A11, kadang bersama Pak Rudi, kadang ada Ilham juga. Tapi, lebih banyak hanya bersama mereka berdua. Disanalah aku mulai bertanya banyak mengenai apa yang tak aku mengerti. Mereka menjelaskan, apa yan mereka ketahui. Menceritakan pengalaman OSN, dan pengalaman seru lainnya. Mereka juga mengusahakan untuk menghadirkan teleskop di hadapanku. Meskipun bukan teleskop yang sesuai standar OSN, namun aku telah mengetahui sedikit mengenai teleskop itu.

“Ruang A11, tempat bersejarah bagi hidupku. Tempat yang menjadi saksi bisu, menyaksikan bagaimana aku memulai hari, membuka buku, mengkhatamkan berbagai buku. Ia menjadi saksi bagaimana aku menguap, mengantuk, bahkan tertidur karena kelelahan. Ia menyaksikan bagaimana airmataku menetes karena tak kunjung mengerti .
Ruangan ini lebih tahu bagaimana aku berjuang, daripada orang-orang terdekatku.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s