OSN : Day 2

16 Mei 2016,
Hari ini adalah hari pembukaan OSN. Kami mengenakan baju batik kontingen hari ini. Benar-benar terlihat perwakilan dari setiap Provinsi, ada yang banyak. ada juga yang sedikit. Pagi-pagi, kami telah bersiap-siap dan sarapan. Karena dikhawatirkan akan macet, kami berangkat pukul 6 pagi menggunakan bus. Aku dan Bintang berada di bus 2, Ilham bus 1, dan Mei bus 3. Seturunnya dari bus, aku dan Mei bertemu. Kemudian kami berdua, bersama teman-teman lain menyebrang menuju PSCC,tempat acara pembukaan. Akhirnya, teman-temanku yang dari provinsi lain pun saling berpencar. Hanya aku, Mei, dan Bintang saat itu. Aku tak tahu dimana Ilham. Kami terpisah karena bus yang berlainan.
Akhirnya kami pun duduk di  kursi yang telah disediakan. Kami mendapat posisi samping panggung, sehingga kami tidak leluasa meonton apa yang sedang terjadi di panggung. Setelah beberapa lama menunggu, acara pun dimulai. Acara diawali dengan tari penyambutan. Pak Anies Baswedan memberikan kata sambutan dan beberapa nasihat kepada kami, seluruh peserta OSN. Acara berjalan lancar meskipun kami mengalami kesulitan melihat kegiatan yang sedang ada di panggung.
                       

Setelah acara pembukaan. Kami, tim astronomi segera menuju ke bus untuk menuju SMA Xaverius I, karena akan ada beberapa pengarahan disana. Disana kami disambut dengan baik, kemudian dipersilahkan makan siang dan shalat dzuhur. Selesainya, kami naik ke lantai atas untuk menerima pengarahan. Disana, juri-juri astronomi memperkenalkan diri dan memberikan pengarahan terhadap tes teori, pengolahan data, dan observasi yang akan dilakukan besok dan lusa. Snack demi snack kami terima, hingga aku kewalahan dalam menghabiskannya. Makanan kami benar-benar terjamin saat itu.

Sekitar pukul 4, kami kembali ke hotel. Sebelum masuk ke kamar masing-masing, kami berkumpul di markas yang kami gunakan semalam. Disana, Pak Yose dan pembina lainnya menasihati kami banyak hal, dan meminta agar tim kami selalu kompak. Setelah itu, kami pun kembali ke kamar.
Meskipun baru semalam berkenalan, aku mulai akrab dengan teman sekamarku, Dhiya. Dia dari Yogyakarta, kota impianku. Aku menanyakan banyak hal tentang Yogya. Aku ingin berlibur kesana lagi. Ia pun begitu, menanyakan tentang Palembang. Kami makin akrab. Temannya, Atta pun seringkali ke kamar kami untuk mengunjungi Dhiya. Atta juga dari Yogya, sehingga menambah semangatku untuk bertanya lebih banyak tentang Yogyakarta.
Malamnya, aku tak mampu lagi untuk belajar. Aku tak terbiasa belajar sehari sebelum tes. Maka dari itu, aku memutuskan untuk tidur, dan memulai belajar pukul 3 nanti. Sedangkan Dhiya, memutuskan untuk ke kamar Atta untuk belajar.
Aku dan Dhiya
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s